Jumat, 04 Februari 2011

Efek Domino Tunisia & Mesir Aljazair Diguncang Isu Demonstrasi


ALGIERS - Pada saat meningkatnya demonstrasi di Tunisia, para pemuda di negara tetangganya Aljazair pun ikut turun ke jalan. Seperti halnya di Tunisia, pemicunya adalah karena kesenjangan ekonomi, yang dalam kurun beberapa tahun ini meningkat tajam.

Keadaan darurat sudah diberlakukan di Alazair sejak 1992, dan demonstrasi publik di ibukota dilarang. Beberapa protes yang biasa dilakukan biasanya hanya di wilayah lain, tapi dalam minggu-minggu ini jumlah protes melonjak di seluruh Aljazair untuk pertama kalinya, termasuk di ibukota, Algiers.

Walaupun protes yang dilakukan tidak sama seperti apa yang dilakukan seperti di Tunisia. Para analis berpendapat bahwa cepatnya respon pihak keamanan, dan juga campur tangan pemerintah untuk menahan kenaikan harga membuat suasan lebih terkendali. Pemerintah Aljazair dianggap kaya akan minyak dan gas dan saat ini tengah berupaya untuk menanggulangi permasalahan ekonomi dengan program yang tengah dijalankan. Tapi kemarahan warga tetap saja muncul, dari jumlah pengangguran, korupsi, birokrasi, dan juga kurangnya perubahan politik.

Sejarah Aljazair sangatlah kontras dengan Tunisia. Pada tahun 1990 politik Algeria didominasi dengan perjuangan militer dan militan Islam. Pada tahun 1992 pemilihan umum dimenangkan oleh partai Islam yang akhirnya dianulir, yang akhirnya menyebabkan perang sipil yang menewaskan 150 ribu jiwa. Demikian lansir BBC, Jumat (4/2/2011).

Aljazair kini dipimpin oleh Abdelaziz Bouteflika (73), dia mulai berkuasa di negara dengan penduduk 35,4 juta jiwa sejak tahun 1999.(rhs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar