Senin, 07 Februari 2011

Demonstran Mesir Minta Usir Mubarak!


KAIRO - Para demonstran meminta mengeluarkan Presiden Mesir Hosni Mubarak dari kekuasaannya setelah pemerintah berupaya mengeluarkan para demonstran dari Kairo.

Barikade demonstrasi dalam sebuah tenda di alun-alun Tahrir telah berjanji untuk tetap tinggal selama Mubarak masih berkuasa dan berharap bahwa demonstrasi yang mereka lakukan selama ini dengan menambah masa.

Demonstrasi yang dilakukan kali ini akan menguji kemampuan para demonstran untuk menghadapi tekanan terhadap pemerintahan Mubarak, setelah ia menolak untuk mengakhiri 30 tahun kekuasaannya. Dia mengatakan akan tetap berkuasa hingga pemilihan pada September mendatang.

Ratusan ribu orang mengambil bagian dalam demonstrasi dan PBB mengatakan bahwa 300 orang sudah meninggal dunia dalam demonstrasi tersebut. Sementara oposisi pemerintah mengatakan bahwa mereka tidak menghasilkan apapun dalam melakukan negosiasi dengan pemerintah.

Sementara Presiden Barack Obama mengatakan bahwa perundingan yang dilakukan sudah mendapatkan perkembangan. Demikian lansir Reuters, Selasa (8/2/2011).

Pemerintah AS sendiri mengambil langkah secara perlahan demi menghadapi krisis yang terjadi di Mesir. Meminta semua pihak untuk memberikan waktu bagi transisi bagi pemerintahan baru di Mesir.

Tapi para demonstran khawatir bahwa begitu Mubarak lengser, dia malah akan digantikan dengan pemimpin otoriter lainnya.
Read More..

Menlu: Diplomat RI Harus Mampu Jawab Tantangan


AKARTA - Buka diklat Kementerian Luar Negeri, Menlu Marty Natalegawa tuntut para calon diplomat mampu jawab tantangan. Paling tidak seluruh diplomat Indonesia harus memiliki empat keahlian yang mumpuni.

"Tantangan diplomasi ke depan tentunya tidak semakin ringan. Dewasa ini keadaan jauh lebih kompleks, sukar membedakan masalah tradisional dengan masalah non-tradisional. Sukar untuk mengidentifikasi masalah nasional, regional dan multinasional," ungkap Menlu Marty Natalegawa pada pembukaan Diklat Sekdilu Angkatan 36 di Gedung Pancasila, Jalan Pejambon, Senin (7/2/2011).

"Saya meminta seluruh korps diplomat harus melihat masalah di dunia merubahnya dari tantangan menjadi sebuah peluang," ucap Menlu Natalegawa. "Bahwa Presiden (SBY) telah mengamanatkan seluruh diplomat Indonesia tanpa kecuali harus memiliki keahlian lobyist yang unggul, intelijen analyst yang baik, opportunity seeker yang cerdas serta image builder yang bagus," lanjut Menlu.

Lebih lanjut di depan 60 rekrutmen CPNS Kemlu tahun anggaran 2010, Menlu mempaparkan pentingnya para rekrutmen ini yang akan mewakili sekira 240 juta rakyat Indonesia di luar negeri.

Menlu juga memuji kemajemukan yang ada di dalam peserta Sekdilu saat ini, dimana komposisi gender makin seimbang.
Read More..